Internet kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Namun, sebelum menjadi jaringan global yang menghubungkan miliaran orang, internet bermula dari proyek militer yang sederhana namun visioner.
Awal Mula: ARPANET
Sejarah internet dimulai pada akhir 1960-an di Amerika Serikat. Departemen Pertahanan AS melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA) mengembangkan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network). Tujuan awalnya adalah membuat sistem komunikasi yang tetap berfungsi meski sebagian jaringan hancur akibat perang atau serangan nuklir.
Pada 29 Oktober 1969, tercatat sebagai momen bersejarah ketika pesan pertama dikirim dari komputer di University of California, Los Angeles (UCLA) ke Stanford Research Institute. Pesan tersebut hanya berupa kata “LOGIN”, namun sistem crash setelah huruf “O” dikirim. Meski sederhana, peristiwa ini menjadi tonggak kelahiran jaringan komputer modern.
Perkembangan Protokol dan Jaringan
Tahun 1970-an menjadi masa pengembangan teknologi jaringan. Para ilmuwan, termasuk Vinton Cerf dan Robert Kahn, memperkenalkan protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) pada 1974. Protokol ini memungkinkan komputer berbeda untuk saling berkomunikasi dalam satu standar.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET resmi beralih menggunakan TCP/IP, yang kemudian menjadi pondasi utama internet. Di masa ini juga lahir Domain Name System (DNS) pada 1984, yang memudahkan pengguna mengakses situs menggunakan nama domain, bukan alamat IP angka.
Lahirnya World Wide Web
Meski jaringan internet sudah ada, bentuknya masih rumit dan terbatas pada kalangan peneliti. Pada 1989, Tim Berners-Lee, seorang ilmuwan di CERN, mengusulkan sistem World Wide Web (WWW) yang memungkinkan dokumen dihubungkan melalui hyperlink dan diakses lewat browser.
Pada 6 Agustus 1991, situs web pertama di dunia diluncurkan, menjadikan internet lebih mudah digunakan oleh publik. Bersamaan dengan itu, browser awal seperti Mosaic (1993) dan Netscape Navigator (1994) membuat akses web semakin populer.
Era Komersialisasi dan Media Sosial
Memasuki pertengahan 1990-an, internet mulai digunakan secara luas oleh masyarakat umum. Email, forum diskusi, dan layanan pesan instan menjadi sarana komunikasi baru.
Awal 2000-an menjadi era lahirnya media sosial seperti Friendster, MySpace, Facebook, dan Twitter. Internet juga menjadi tulang punggung e-commerce dengan hadirnya Amazon, eBay, hingga marketplace modern.
Internet di Era Modern
Kini, internet telah berkembang menjadi jaringan raksasa yang menghubungkan perangkat dari komputer, ponsel pintar, hingga perangkat pintar rumah tangga. Kecepatan dan teknologi jaringan terus meningkat, dari dial-up, broadband, 4G, hingga 5G.
Pengaruh internet sangat luas, mencakup pendidikan, bisnis, hiburan, hingga politik. Namun, perkembangan ini juga membawa tantangan baru seperti keamanan siber, privasi data, dan penyebaran informasi palsu.
Dari pesan “LOGIN” di tahun 1969 hingga video streaming beresolusi tinggi saat ini, perjalanan internet adalah bukti betapa teknologi dapat mengubah cara manusia berinteraksi, belajar, dan bekerja. Sejarahnya menunjukkan bahwa inovasi kecil dapat berkembang menjadi revolusi global.