Rumah Ahmad Sahroni Dijarah dan Dirusak, Koleksi Pribadi Hilang

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Gelombang aksi protes yang meluas di berbagai kota akhirnya sampai ke rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni. Kediamannya di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk ratusan massa pada Sabtu (30/8/2025) sore. Aksi tersebut berujung pada penjarahan dan perusakan fasilitas rumah, termasuk koleksi pribadi hingga mobil mewah miliknya.

Kronologi Penyerbuan

Sekitar pukul 17.30 WIB, massa merangsek ke rumah Ahmad Sahroni. Pagar rumah didobrak, kaca jendela dipecahkan, dan pintu rumah berhasil dijebol. Suasana menjadi kacau saat warga yang berjumlah ratusan orang masuk ke dalam kediaman tersebut.
Sejumlah saksi mata menyebut, massa yang datang bukan hanya warga sekitar, melainkan orang-orang dari berbagai wilayah yang sebelumnya mengikuti aksi unjuk rasa. Upaya aparat keamanan setempat dan warga untuk menghalau massa tidak berhasil karena jumlah yang datang sangat besar.

Barang Dijarah dan Dirusak

Dalam insiden tersebut, berbagai barang pribadi milik Sahroni dijarah. Perabotan seperti kursi, lemari, kulkas, hingga dokumen pribadi seperti ijazah ikut dibawa massa. Koleksi unik milik Sahroni berupa patung Iron Man yang bernilai ratusan juta rupiah juga hilang.
Tidak hanya itu, sebuah mobil Lexus yang terparkir di garasi mengalami kerusakan parah. Kaca mobil pecah, bodi ringsek, dan sebagian interior dirusak oleh massa.

Siaran Langsung di Media Sosial

Aksi penjarahan ini sempat disiarkan langsung di media sosial, salah satunya melalui akun TikTok. Video tersebut ditonton lebih dari satu juta kali dan tersebar luas, menambah sorotan publik terhadap peristiwa ini.

Baca Juga :  Pengakuan Brimob yang Lindas Affan: “Saya Hantam Saja, Kalau Enggak Selesai Sudah”

Latar Belakang Aksi

Serangan terhadap rumah Ahmad Sahroni tak lepas dari gelombang kemarahan publik terhadap pernyataannya beberapa waktu lalu. Politisi NasDem tersebut menyebut orang-orang yang menuntut pembubaran DPR sebagai “mental tolol sedunia”. Ucapan itu memicu reaksi keras masyarakat yang tengah dilanda kekecewaan mendalam terhadap lembaga legislatif.
Situasi semakin memanas setelah Sahroni dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Peristiwa di rumah pribadinya pun menjadi simbol meluasnya ketidakpuasan masyarakat.

Analisa: Ucapan Kontroversial sebagai Pemicu

Dalam situasi politik yang sudah panas, pernyataan seorang pejabat publik dapat menjadi percikan yang menyulut api kemarahan. Ucapan Ahmad Sahroni yang merendahkan aspirasi masyarakat dianggap tidak hanya arogan, tetapi juga menutup ruang dialog antara wakil rakyat dan rakyat itu sendiri.

Kemarahan publik yang selama ini menumpuk akibat isu ekonomi, politik, dan ketidakpercayaan terhadap DPR, menemukan sasaran konkret setelah ucapan tersebut viral. Sahroni akhirnya dipersepsikan sebagai simbol “jarak” antara elit politik dan rakyat.
Dengan kondisi emosi massa yang sudah meluap, penyerangan terhadap rumahnya menjadi bentuk pelampiasan rasa marah dan kekecewaan.

Baca Juga :  Fenomena Bediding: Suhu Dingin Selimuti Indonesia Akhir Agustus 2025

Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi politik yang etis dan bijaksana. Di tengah krisis kepercayaan, setiap ucapan elit akan ditafsirkan publik sebagai representasi sikap lembaga negara. Kesalahan memilih kata dapat menggerus legitimasi, memicu krisis kepercayaan, hingga berujung pada tindakan anarkis seperti yang terjadi di Tanjung Priok.

Kesaksian Warga

Sejumlah warga sekitar mengaku kaget dan khawatir dengan kejadian ini. Mereka menyebut awalnya hanya mendengar keributan, lalu mendapati ratusan orang menyerbu rumah tersebut. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa, massa terlalu banyak. Hanya bisa melihat dan mencoba mengamankan lingkungan sekitar,” ujar salah seorang warga.

Penanganan Aparat

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Polisi menyebut sedang mengidentifikasi para pelaku penjarahan dan perusakan melalui rekaman video yang beredar di media sosial. Pihak berwenang juga menegaskan bahwa aksi main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan, meski dilatarbelakangi rasa kecewa masyarakat.


Kesimpulan

Peristiwa penjarahan dan perusakan rumah Ahmad Sahroni menjadi salah satu potret memanasnya situasi politik di Indonesia pada Agustus 2025. Ucapan kontroversial seorang pejabat publik terbukti bisa memicu eskalasi konflik ketika masyarakat sedang berada dalam kondisi sensitif. Insiden ini memperlihatkan bahwa membangun komunikasi yang sehat dan menghargai suara rakyat adalah kunci untuk meredam gejolak sosial dan menjaga stabilitas politik.

Follow WhatsApp Channel inikanaku.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Jakarta Timur Hancur dan Puluhan Mobil Hangus Terbakar
Update Rusuh Demo di DPRD Makassar: Gedung Dibakar, 4 Orang Tewas
Pengakuan Brimob yang Lindas Affan: “Saya Hantam Saja, Kalau Enggak Selesai Sudah”
Terungkap! Bripka R Sopir Rantis Brimob Pelindas Affan hingga Tewas, Kapolri Minta Maaf
Affan Bukan Demonstran, Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob: Kapolri Minta Maaf, 7 Anggota Diamankan
Demo di Makassar Berakhir Tragis: Gedung DPRD dan Kantor Kejati Sulsel Dibakar, Tiga Orang Tewas
Api Berkobar di Jalan Diponegoro, Mess MPR RI Jadi Sasaran Amuk Massa
Demo di Polda DIY Ricuh, Mobil dan Gedung SPKT Terbakar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:37 WIB

Rumah Ahmad Sahroni Dijarah dan Dirusak, Koleksi Pribadi Hilang

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:29 WIB

Polres Jakarta Timur Hancur dan Puluhan Mobil Hangus Terbakar

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:20 WIB

Pengakuan Brimob yang Lindas Affan: “Saya Hantam Saja, Kalau Enggak Selesai Sudah”

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:19 WIB

Terungkap! Bripka R Sopir Rantis Brimob Pelindas Affan hingga Tewas, Kapolri Minta Maaf

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:05 WIB

Affan Bukan Demonstran, Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob: Kapolri Minta Maaf, 7 Anggota Diamankan

Info Terbaru

Healthy Lifestyle

Hindari 7 Kesalahan Ini Kalau Mau Diet Berhasil

Sabtu, 30 Agu 2025 - 17:14 WIB

SCIENCE

Apa Itu Gas Air Mata dan Cara Mengatasinya Jika Terpapar

Sabtu, 30 Agu 2025 - 14:53 WIB

SCIENCE

Gas Air Mata: Bahaya, dan Cara Penanganannya

Sabtu, 30 Agu 2025 - 14:47 WIB