Bandung Raya kini mendapat perhatian serius terkait potensi bencana gempa bumi. Pemetaan terbaru menunjukkan sebanyak 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Bandung masuk dalam kategori zona merah Sesar Lembang, yaitu daerah dengan tingkat risiko tinggi bila terjadi gempa besar akibat pergerakan sesar aktif tersebut.
Daftar kecamatan yang termasuk zona merah tersebut adalah Cimenyan, Parongpong, Lembang, Cisarua, Ngamprah, Padalarang, Cibiru, Ujungberung, Gedebage, Arcamanik, Regol, Buahbatu, Kiaracondong, Lengkong, dan Cilengkrang. Wilayah-wilayah tersebut dipetakan berdasarkan analisis Peak Ground Acceleration (PGA) yang menggambarkan sebaran potensi guncangan gempa dari sedang hingga sangat kuat.
Sesar Lembang yang membentang sejauh lebih dari 29 kilometer dari Padalarang hingga ke arah Jatinangor, dikenal sebagai salah satu sesar aktif di Jawa Barat. Jika bergerak, potensi kekuatan gempa bisa mencapai magnitudo 6,5 hingga 7, yang berpotensi menimbulkan kerusakan parah terutama di kawasan padat penduduk.
Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta untuk meningkatkan upaya mitigasi, baik secara struktural maupun non-struktural. Beberapa langkah yang ditekankan antara lain sosialisasi kesiapsiagaan masyarakat, penentuan jalur evakuasi, hingga perkuatan bangunan agar tahan terhadap guncangan.
Meski beberapa wilayah sudah mulai menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul aman, sejumlah daerah yang masuk zona merah masih belum memiliki sistem peringatan dini bencana gempa secara memadai. Hal ini menjadi tantangan besar mengingat populasi di Bandung Raya semakin padat, sementara potensi bencana gempa dari Sesar Lembang tetap nyata.
Kesadaran masyarakat akan mitigasi bencana juga menjadi faktor penting. Edukasi tentang cara penyelamatan diri saat gempa, serta kesiapan menghadapi situasi darurat, dinilai sangat menentukan dalam mengurangi dampak yang mungkin terjadi.
Dengan kondisi ini, semua pihak diimbau untuk tidak abai terhadap potensi ancaman gempa dari Sesar Lembang. Langkah antisipasi sejak dini menjadi kunci utama dalam melindungi keselamatan warga Bandung Raya.